Kenapa Natal Jatuh di Tanggal 25 Desember?

Salah satu catatan sejarah cara penetapan 25 Desember sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus;

  1. Pada 381, orang Romawi melakukan penyembahan kepada Matahari (heliolatri). Dewa Matahari atau Sol menempati kedudukan tertinggi.
  2. Dalam heliolatri, 25 Desember ditetapkan sebagai hari perayaan religius utama untuk memuja Dewa Sol.
  3. Dulu di tanggal 21 Desember, pada musim dingin, matahari (Sol) tampak “diam tak bergeming di titik terendah di kaki langit Eropa
  4. Persis tanggal 25 Desember terjadilah titik balik Matahari (winter solstice). Seolah sang Sol ini hidup atau lahir kembali.
  5. Peristiwa astronomikal titik balik Matahari di musim dingin tsb ditafsir secara religius sbg saat Dewa Sol tak terkalahkan
  6. Jadi, pada jaman itu 25 Desember dijadikan sebagai Hari Kelahiran Dewa Sol Yang Tak Terkalahkan (Dies Natalis Solis Invicti).
  7. Otomatis, sang Kaisar Romawi (Septemius Severus) pun menjadi Sang Kaisar atau Sang Penguasa Tak Terkalahkan, Invicto Imperatori
  8. Sebagai suatu taktik misiologis, para pemberita injil dan penulis Kristen ambil alih gelar Sol Invictus; mengenakan gelar itu ke Yesus.
  9. Langsung deh Yesus jadi Matahari Tak Terkalahkan yg sebenarnya. Para pemberita injil pakai teks Maz 19:5c-6, Maleakhi 4:2; Luk 1:78-19
  10. Dengan jadinya Yesus sbg Sol Invictus baru, maka tanggal 25 Desember sbg hari natal Dewa Sol jg dijadikan hari Natal Yesus Kristus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: