Memahami Kepemimpinan (Adaptasi dari film We Were Soldier)

we_were_soldiers_ver2Our Father in Heaven, before we go into battle, every soldier among us will approach you each in his own way. Our enemies too, according to their own understanding, will ask for protection and for victory. And so, we bow before your infinite wisdom. We offer our prayers as best we can. I pray you watch over the young Jack Geoghegan. That I lead into battle. You use me as your instrument in this awful hell of war to watch over them. Especially if they’re men like this one beside me, deserving of a future in your blessing and goodwill. Amen.

Oh, yes, and one more thing, dear Lord, about our enemies, ignore their heathen prayers and help us blow those little bastards straight to Hell. Amen.

Film We Were Soldier (2002) yang diangkat dari kisah nyata ini disutradarai oleh Randal Wallace, seorang penulis skenario film terbaik 1995 versi Oscar lewat karyanya The Braveheart.  Film ini bercerita tentang kehidupan seorang perwira militer Khatolik yang memiliki idealism bernama Hal Moore, berpangkat Letnan Kolonel.  Letnan Kolonel Hal Moore kembali harus meninggalkan istri dan anak-anaknya karena mendapatkan tugas merebut beberapa wilayah strategis di Vietnam. Latar peristiwa yang terjadi pada 1965 ini, memperlihatkan kondisi perang Vietnam di Lembah Kematian pecah. Pemberlakuan wajib militer yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat, memaksa mereka yang baru saja menjadi ayah, ataupun baru menikah, kakak, anak, dan pemuda Amerika harus merelakan diri untuk berperang melawan 2.000 pasukan Vietnam Utara yang sangat terkenal sadis dan kejam.

Cerita dari film We Were Soldier  secara detail memaparkan alur, di mana penuh dengan strategi, perkiraan nalar, dan juga logika setiap prajurit yang berada di area maut tersebut.  Di medan pertempuran yang dikenal sebagai The Valley of Death, Letnan Kolonel Hal Moore dan 400 pasukannya (7th Air Kavaleri) yang baru dibentuk kemudian harus berjibaku untuk dikepung oleh 2.000 tentara Vietnam Utara.

Kepemimpinan Letnan Kolonel Hal Moore

Dalam film ini, saya ingin fokus pada sosok Letnan Kolonel Hal Moore dengan identitas kepemimpinannya.  Pada saat upacara militer sebelum keberangkatan ke Vietnam, Letnan Kolonel Hal Moore berpidato di depan pasukannya.  Menurut saya, ini adalah pidato yang terbaik dimana bukan saja memacu semangat anak buah, namun juga memperkuat identitas seorang pemimpin yang peduli dan bertanggung jawab.

“Saya tidak bisa menjanjikan bahwa saya akan membawa pulang kalian semua hidup. Tapi, saya bersumpah, kepada anda dan Allah Yang Mahakuasa, bahwa ketika kita masuk ke dalam peperangan, saya akan menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di medan pertempuran, dan kaki saya yang terakhir untuk melangkah pergi, dan saya tidak akan meninggalkan seorang pun di belakangnya. Hidup atau mati, kita semua akan pulang bersama-sama. (Pidato Letnan Kolonel Hal Moore)

Pidato awal tersebut meringkas sikapnya yang indah, dimana sang Letnan Kolonel bermaksud untuk menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di medan perang dan yang terakhir meninggalkan perang.

Dalam film We Were Soldiers, kita akan disajikan untuk melihat kualitas dalam karakter Letnan Kolonel Hal Moore yang diperankan oleh Mel Gibson. Seorang Ayah, suami, komandan Militer, Katolik yang taat, dimana dia diberi tugas bersama timnya ke Vietnam pada awal keterlibatan Amerika dalam konflik.  Film ini mengikuti kisah nyata tentang bagaimana Letnan Kolonel Hal Moore  mempersiapkan diri, memimpin dan melawan ketidakmungkinan.

2002-we-were-soldier-wallpaper-010Seorang wartawan yang ikut dalam peperangan ini mengisahkan kondisi nyata yang terjadi dalam foto-foto dan tulisannya.

Some had families waiting. For others, their only family would be the men they bled beside. There were no bands, no flags, no Honor Guards to welcome them home. They went to war because their country ordered them to. But in the end, they fought not for their country or their flag, they fought for each other.


2 responses to “Memahami Kepemimpinan (Adaptasi dari film We Were Soldier)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: